Kalori matcha latte sering jadi pertanyaan utama buat orang yang suka minuman ini tapi tetap ingin jaga pola makan. Rata-rata, satu gelas berukuran 250 ml bisa mengandung 150–200 kalori kalau pakai susu full cream dan gula, sementara kalau pilih susu skim atau tanpa gula jumlahnya bisa turun ke 80–120 kalori. Perbedaan angka ini muncul karena kalori dipengaruhi oleh bahan tambahan seperti jenis susu, gula, atau topping. Jadi, kalau kamu lagi diet, penting banget tahu berapa kalori matcha latte yang masuk ke tubuhmu.

Pertama kali saya kenal matcha latte, saya langsung jatuh hati sama warnanya yang hijau cerah dan rasanya yang lembut. Matcha latte sendiri adalah campuran bubuk matcha (teh hijau Jepang yang ditumbuk halus) dengan susu. Jangan bingung, matcha latte itu beda dengan green tea latte. Matcha lebih pekat, warnanya lebih vibrant, dan punya rasa khas yang agak earthy.
Kenapa banyak orang suka? Karena selain enak, matcha latte juga dianggap lebih sehat dibanding kopi manis. Dan pastinya banyak yang penasaran tentang kalori matcha latte yang sebenarnya. Kalau kamu juga penggemar minuman ini, baca juga Cafe Matcha Terenak di Jakarta biar tahu tempat terbaik buat menikmati matcha favoritmu.
Berapa Kalori Matcha Latte?
Kalori Rata-Rata Per Gelas
Kalori matcha latte sebenarnya bervariasi, tergantung bahan yang dipakai. Dari pengalaman saya coba-coba dan juga lihat tabel gizi, inilah gambaran umumnya:
250 ml dengan susu full cream + gula: sekitar 150–200 kalori
Versi tanpa gula / susu rendah lemak: sekitar 80–120 kalori
Dengan oat milk atau almond milk: sekitar 120–160 kalori
Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kalori
Banyak hal yang bikin kalori matcha latte bisa naik-turun, antara lain:
Jenis susu (full cream paling tinggi kalori)
Tambahan gula atau sirup (nambah 50–100 kalori sendiri)
Topping kayak whipped cream atau boba
Perbandingan Kalori Matcha Latte di Indonesia
Brand Populer Lokal
Saya sempat membandingkan beberapa brand yang sering kita temui:
Kopi Kenangan: sekitar 190 kalori untuk ukuran 500 ml
Chatime: bisa lebih tinggi, apalagi kalau full sugar
Janji Jiwa: rata-rata sama di kisaran 150–200 kalori
Fore Coffee: punya opsi tanpa gula, jadi bisa lebih ringan
Kalau mau lebih jelas, coba cek label nutrisi yang mereka kasih. Perbandingan ini juga membantu kita memahami kalori matcha latte di berbagai tempat.
Versi Homemade
Kalau bikin sendiri di rumah, kamu bisa pakai matcha bubuk murni, susu skim, dan tanpa gula. Hasilnya? Kalori jauh lebih rendah, tapi tetap enak. Dan yang paling penting, kamu bisa kontrol sendiri manisnya. Versi homemade jelas bikin kalori matcha latte lebih terkendali.
Manfaat Matcha Latte untuk Kesehatan
Buat saya, alasan lain kenapa suka matcha latte adalah manfaatnya:
Kaya antioksidan yang bantu tubuh melawan radikal bebas
Memberikan energi stabil tanpa bikin jantung berdebar seperti kopi
Kandungan L-theanine bantu fokus dan bikin lebih tenang
Bisa mendukung metabolisme tubuh kalau diminum secara wajar
Kalori matcha latte jadi tidak terasa mengganggu kalau seimbang dengan manfaat yang didapat.
Risiko Konsumsi Matcha Latte Berlebihan
Meski sehat, bukan berarti boleh diminum berlebihan. Ada beberapa risiko juga, seperti:
Kalori tersembunyi dari gula atau topping manis
Kandungan kafein tetap bisa ganggu tidur kalau diminum malam hari
Bisa bikin perut nggak nyaman kalau kamu sensitif dengan kafein
Maka dari itu, penting banget buat tetap kontrol kalori matcha latte sesuai kebutuhan tubuh.
Tips Menikmati Matcha Latte Lebih Sehat
Kalau kamu seperti saya yang suka matcha latte tapi tetap ingin jaga berat badan, ini trik simpel:
Pilih susu rendah lemak atau susu almond/oat.
Kurangi gula atau bahkan skip sama sekali.
Jangan pakai topping tinggi kalori.
Buat sendiri di rumah supaya bisa atur rasio bahan.
Perhatikan porsi, jangan berlebihan.
Kalau tips ini diterapkan, kalori matcha latte bisa jauh lebih aman untuk diet harian.
Perbandingan Matcha Latte dengan Minuman Lain
Biar lebih jelas, saya bikin perbandingan sederhana:
Matcha latte (250 ml, dengan gula): 150–200 kalori
Cappuccino: 120 kalori
Frappuccino: bisa 300–400 kalori
Teh hijau polos: 0 kalori
Dari sini kelihatan kalau kalori matcha latte lebih rendah dibanding frappuccino, tapi jelas lebih tinggi dari teh hijau tanpa gula.
Kesimpulan
Buat kamu pecinta minuman hijau seperti saya, matcha latte memang jadi pilihan yang pas. Kalorinya bisa bervariasi, tapi kalau pintar pilih bahan, minuman ini bisa tetap sehat sekaligus menyenangkan. Jadi, nikmati dengan bijak dan sesuaikan dengan gaya hidupmu.

Kalau kamu suka eksplorasi rasa Jepang lainnya, saya rekomendasi untuk mampir ke restoran jepang terbaik di jakarta karena di sana kamu bisa temukan pengalaman kuliner yang autentik sekaligus menyehatkan.



