Efek Samping Matcha

10 Efek Samping Matcha: Fakta Penting untuk Pecinta Teh Hijau

Efek samping matcha sering kali tidak banyak dibicarakan karena minuman ini identik dengan gaya hidup sehat. Padahal, meski punya kandungan antioksidan tinggi, matcha tetap memiliki risiko kalau dikonsumsi berlebihan. Menurut Wikipedia, matcha adalah bubuk teh hijau dari Jepang yang digiling halus dan biasa digunakan dalam upacara minum teh tradisional. Karena dibuat dari daun teh utuh, kandungan kafein dan antioksidan di matcha jauh lebih pekat dibandingkan teh hijau biasa. Inilah yang membuatnya menyehatkan, tetapi sekaligus bisa menimbulkan efek negatif kalau tidak dikonsumsi dengan bijak.

Apa Sih yang Ada di Dalam Matcha?

Sebelum ngomongin efek samping matcha, saya mau cerita dulu tentang kandungan utama matcha.

  • Matcha mengandung kafein. Satu sendok teh bubuk matcha (sekitar 2 gram) bisa punya 40–80 mg kafein.

  • Ada juga EGCG (epigallocatechin gallate), antioksidan kuat yang sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan tapi juga bisa jadi risiko kalau berlebihan.

  • Plus, ada L-theanine, zat yang bikin pikiran lebih rileks.

Kalau dibandingkan, kafein di matcha lebih rendah daripada kopi, tapi tetap lebih tinggi daripada teh hijau biasa karena matcha dibuat dari daun teh utuh yang digiling halus.

Baca juga: Matcha Pantai Indah Kapuk untuk kamu yang ingin tahu rekomendasi tempat menikmati matcha berkualitas di Jakarta.

10 Efek Samping Matcha yang Harus Kamu Waspadai

Saya kumpulkan 10 poin utama tentang efek samping matcha yang sering dilaporkan.

1. Susah Tidur

Saya pernah minum matcha sore hari, hasilnya? Malamnya susah tidur. Efek samping matcha ini muncul karena kandungan kafeinnya yang bisa bertahan berjam-jam dalam tubuh.

2. Jantung Berdebar

Efek samping matcha berikutnya adalah rasa deg-degan. Kalau kamu sensitif sama kafein, jangan kaget kalau jantung berasa lebih cepat.

3. Asam Lambung Naik

Buat kamu yang punya maag, hati-hati. Saya sendiri pernah merasa perih di perut setelah minum matcha tanpa makanan. Efek samping matcha yang satu ini memang cukup sering dialami pecinta teh hijau.

4. Sakit Kepala

Efek Samping Matcha

Beberapa teman saya bilang matcha bikin mereka sakit kepala. Itu biasanya karena tubuhnya kurang cocok sama kafein.

5. Mual atau Muntah

Kalau matcha diminum pas perut kosong, bisa bikin mual. Ini juga pernah saya alami sendiri, jadi jelas efek samping matcha nyata banget buat sebagian orang.

6. Diare

Minum matcha terlalu banyak dalam sehari kadang bikin perut jadi terlalu “aktif”.

7. Penyerapan Zat Besi Terganggu

Ini efek samping matcha yang jarang dibahas. Tanin dalam matcha bisa menghambat penyerapan zat besi, jadi kurang cocok buat yang anemia.

8. Tekanan Darah Tidak Stabil

Ada yang bilang matcha bikin tensi naik, ada juga yang turun. Intinya, efek samping matcha bisa berbeda-beda pada tiap orang.

9. Risiko Gangguan Hati

Penelitian menyebutkan bahwa konsumsi EGCG dosis tinggi bisa memengaruhi hati. Matcha biasa sih aman, tapi kalau ekstraknya dalam bentuk suplemen dosis besar, bisa lebih berisiko.

10. Ketergantungan Kafein

Terakhir, kalau sudah terbiasa minum matcha setiap hari, tubuh bisa ketergantungan kafein. Efek samping matcha ini biasanya bikin orang merasa lemas kalau sehari saja nggak minum.

Siapa yang Harus Lebih Berhati-Hati?

Saya percaya matcha cocok untuk banyak orang, tapi ada kelompok yang memang perlu lebih waspada.

  • Ibu hamil dan menyusui.

  • Penderita anemia.

  • Orang dengan penyakit hati.

  • Penderita hipertensi atau masalah jantung.

  • Anak-anak.

Berapa Banyak Matcha yang Aman?

Kalau saya pribadi, saya batasi maksimal 1–2 cangkir per hari. Itu berarti sekitar 80–160 mg kafein. Jumlah itu masih di bawah batas aman orang dewasa sehat, yang biasanya sekitar 400 mg per hari. Jadi kuncinya adalah moderasi supaya tidak muncul efek samping matcha yang merugikan.

Tips Supaya Matcha Lebih Aman Dinikmati

  • Jangan minum pas perut kosong.

  • Hindari minum matcha malam hari.

  • Pilih matcha berkualitas bagus.

  • Batasi maksimal 1–2 cangkir per hari.

  • Kombinasikan dengan makanan kaya zat besi kalau kamu sering anemia.

  • Kalau ada gejala aneh, lebih baik berhenti dulu dan konsultasi ke dokter.

FAQ Seputar Efek Samping Matcha

Apakah matcha berbahaya kalau diminum setiap hari?

Tidak, asal porsinya wajar (1–2 cangkir). Efek samping matcha biasanya muncul kalau dikonsumsi berlebihan.

Apakah ibu hamil boleh minum matcha?

Boleh, tapi dalam jumlah kecil. Perhatikan total kafein harian tidak lebih dari 200 mg.

Apakah matcha bisa merusak hati?

Risiko biasanya muncul pada konsumsi ekstrak matcha dosis tinggi, bukan pada matcha biasa yang diminum sebagai teh.

Apakah efek samping matcha sama dengan kopi?

Mirip karena sama-sama mengandung kafein, tapi matcha punya L-theanine yang bikin efeknya lebih “halus”.

Bagaimana cara mengurangi efek samping matcha?

Minum setelah makan, batasi porsinya, dan hindari minum malam hari.

Kesimpulan

Matcha itu minuman sehat dengan rasa yang khas, tapi tetap ada sisi yang perlu diperhatikan. Efek samping matcha bisa muncul kalau dikonsumsi terlalu banyak, mulai dari gangguan tidur, asam lambung, sampai risiko bagi orang dengan kondisi tertentu. Kuncinya adalah jangan berlebihan dan selalu dengarkan kondisi tubuh kamu.

Kalau kamu suka eksplorasi kuliner Jepang lebih dalam, bukan cuma matcha, saya sarankan juga untuk mencoba menu khas di restoran Jepang terbaik di Jakarta.

Ryokudo
Ryokudo

Halo! Saya Admin Ryokudo Group, donburi bar spesialis authentic Japanese dons dan matcha, terinspirasi street food Tokyo. Siap membantu Anda memilih donburi favorit seperti salmon don, katsu don, atau oyako don serta menikmati matcha premium kami. Hubungi saya untuk pesanan, info outlet, atau promo terbaru.

Articles: 66

Menu